Menyediakan Berbagai Berita Seputar Terknologi Terbaru, Tercanggih, dan Terupdate

Mobil Terbang Toyota Siap Meluncur pada 2020 Mendatang




Toyota punya visi besar, menciptakan mobil masa depan. Tidak hanya mengembangkan mobil yang bisa berjalan sendiri (otonom), pabrikan mobil terbesar di dunia ini dilaporkan tengah melakukan investasi untuk membuat mobil yang bisa terbang dengan nama purwarupa, Zenmono.

Hal ini menarik, sebab pengembangan yang dilakukan untuk menciptakan mobil terbang tidak dilakukan secara in house. Toyota justru menggelontorkan dana hanya 42 juta yen atau setara Rp 5 miliar! investasi yang murah? tentu, ini hanya senilai lima buah Toyota Alphard.

Namun hal itu wajar, karena Toyota hanya menyuntikkan dana saja pada perusahaan Startup bernama Cartivator SkyDrive. Penyumbang dananya tentu tak Toyota saja, banyak pihak lain yang turut berdonasi via crowdfounding.

Dana tersebut nantinya akan dipakai untuk menjadikan sketsa desain mobil terbang sebagai prototipe sampai, yang ditargetkan jadi pada 2018 mendatang.

“Mobil terbang ini masih dalam tahap pengembangan dan baru bisa mengudara pada akhir 2018 mendatang. Saat ini Sky Drive masih membutuhkan lebih banyak stabilitas sehingga prototipenya bisa terbang kencang dan cukup tinggi untuk menyalakan api olimpiade,” Ujar Tsubasa Nakamura (Kepala Cartivator)

Perusahaan itu, mengembangkan kendaraan yang diharapkan dapat digunakan pada Olimpiade di Tokyo pada 2020 mendatang. Nantinya, mobil ini dapat membawa api Olimpiade berjalan dari darat hingga bisa terbang ke atas menuju obor besarnya.

Untuk melakukan pengembangan mobil terbang, setidaknya membutuhkan waktu hingga tiga tahun ke depan. Ada beberapa puluh peneliti Toyota, yang turut serta dalam membuat proyek mobil masa depan di Cartivator Skydrive.

Seperti dirilis laman Carscoops, mobil terbang ini dibuat dengan dimensi kecil. Yaitu memiliki ukuran panjang 2.900 mm, lebar 1.300 mm, dan tinggi 1.100 mm. Mobil akan menggunakan tiga roda, punya kemampuan untuk take-off dan landing di jalanan umum. Kecepatan terbangnya direncanakan mampu mencapai 100 kpj. Di darat, pengguna bisa melesatkannya sampai 150 kpj.

Tapi, meski bisa melaju cepat, mobil ini sejatinya tak akan terbang setinggi pesawat, melainkan hanya melayang di ketinggian 10 meter dari atas tanah. Tapi itu sudah cukup untuk melayang di atas udara. Kendaraan ini nantiya bakal menjadi mobil terbang terkecil di dunia.

Trik ini tentu menarik untuk melewati kemacetan jalan. Toh kendaraan di jalan raya tak ada yang setinggi itu, jadi asumsinya mobil ini bisa melayang di atas mobil-mobil yang berjibaku melawan padatnya jalan.

Hingga saat ini, spesifikasi lengkap mobil terbang sumbangsih Toyota belum tertungkap. Tampaknya mobil terbang jadi salah satu solusi kendaraan di masa depan. Tidak hanya Toyota dan Cartivator SkyDrive, sebelumnya ada Kitty Hawk Flyer, yang merupakan mobil terbang buatan pendiri Google Larry Page. Uber pun masih terus berupaya membuat kendaraan Uber Elevate menjadi kenyataan. Sedangkan pabrikan pesawat, Airbus juga tak mau kecolongan dan menyiapkan mobil sejenis.

Selain itu, terdapat juga perusahaan asal Jerman, Lilium yang ingin menciptakan taksi masa depan yang dapat melaju seperti mobil dan terbang layaknya helikopter. Kendaraan masa depan ini sudah diuji coba dan berhasil melakukan uji terbang. Nantinya kendaraan yang dapat melaju di darat dan di udara ini, dianggap ideal dan cocok digunakan di kota-kota besar di dunia.

Sedikit fakta lagi tentang SkyDrive, bahwa Cartivator menjanjikan pengoperasian yang intuitif, dengan komponen yang mudah digunakan, disuplai oleh para pemasok di dunia otomotif macam Aisin dan Denso.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@templatesyard