Menyediakan Berbagai Berita Seputar Terknologi Terbaru, Tercanggih, dan Terupdate

Cara Merawat Mesin Mobil Manual



Merawat mesin mobil manual merupakan hal yang sangat di utamakan bagi pengguna mobil. Mobil alat transportasi yang saat ini mungkin paling banyak digunakan oleh banyak orang. Bahkan mobil dijadikan kendaraan sehari-hari untuk beraktivitas. Karena digunakan berkendara terus menerus setiap saat, mobil tentunya harus tetap dalam keadaan yang prima. Agar menjaga kondisi mobil yang sehat dan prima tentunya dibutuhkan perawatan mobil yang maksimal dan menyeluruh.

Bukan hanya mobil bekas, mobil baru pun juga memerlukan perawatan secara berkala, hal itu pun berlaku pula untuk mobil manual. Namun terkadang banyak orang yang merawatnya secara asal tanpa memperhatikan secara mendetail tentang cara merawat mesin mobil manual dengan benar. Sehingga terkadang menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Tentunya hal ini tidak ingin terjadi pada mobil anda bukan?  Agar anda tidak salah dalam cara merawat mesin mobil anda. Berikut beberapa penjelasan:

1. Mengecek Starter Mobil
Cobalah untuk menghidupkan mobil anda, bila mobil tidak dapat di starter maka terdapat kerusakan didalamnya. Hal ini dapat dikarenakan berkurangnya suplai bahan bakar atau udara. Periksalah saringan (filter) nya dengan cara mencabut filter dan membersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Akan tetapi bila hal tersebut sudah anda lakukan namun mobil anda belum menyala juga, segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat.

2. Penggantian Oli Mobil Secara Rutin
Oli merupakan salah satu komponen pendukung yang sangat penting bagi peforma mobil. Untuk melindungi keadaan mesin mobil agar selalu maksimal anda harus rutin melakukan penggantian oli. Ketentuan penggantian oli biasanya memang berbeda-beda setiap jenis mobil. Namun pada biasanya pergantian oli mobil dilakukan ketika sudah menempuh jarak 3000 kilometer sampai 5000 kilometer.
Perhatikan pula pemakaian oli power steering. Bila oli power steering sudah hampir habis maka dapat menyebabkan setir mobil menjadi berat dan sangat susah ketika anda mengemudikannya. Salah satu tanda yang paling jelas ketika oli power steering anda mulai habis adalah munculnya bunyi pada pompa ketika mobil anda berbelok.

Selain itu, kondisi oli (minyak) rem juga perlu diperhatikan. Oli rem harus berada diantara tanda LOW dan HIGH. Jika oli rem anda berada pada LOW, jangan langsung menambah minyak rem. Periksa terlebih dahulu kondisi nya secara langsung, karena turunnya tanda minyak rem juga dapat terjadi karena menipisnya brake pada atau kampas rem.

3.  Mengecek Cairan Radiator atau Coolant
Cara merawat mesin mobil manual yaitu mengetahui fungsi radiator sendiri adalah untuk menetralkan panas dalam mesin mobil anda. Sehingga pastikan untuk rutin mengecek air radiator anda. Bila air radiator anda kosong, hal tersebut akan menyebabkan overheat pada mesin sehingga  dapat menyebabkan mesin mobil manual anda rusak. Tidak hanya itu, kekosongan air radiator dapat juga membahayakan pengemudi mobil. Sehingga penting sekali untuk melakukan pengecekan rutin pada cairan radiator agar peforma radiator sebagai pendingin mesin akan tetap terjaga.

4. Membersihkan Filter Karburasi
Apabila mesin mobil anda susah dinyalakan, itu pertanda bahwa filter karburasi anda dalam keadaan kotor. Anda dapat membersihkan saringan karburasi anda dengan mudah. Anda hanya perlu menggunakan sikat gigi untuk melepas kotoran dan kerak yang menempel pada filter karburasi. Jangan menggunakan hairdryer atau compressor pada saat membersihkan filter karburasi karena hal tersebut dapat menyebabkan resiko kerusakan pada filter karburasi mobil anda.

5.  Mengecek Timing Belt
Timing belt merupakan komponen dalam mobil yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda-roda gigi yang dihubungkan ke bagian internal mesin. Bila terdapat suara dengung atau bising ketika mobil anda dinyalakan maka terdapat kerusakan pada timing belt. Kerusakan timing belt yang terus dibiarkan akan menyebabkan timing belt putus sehingga komponen-komponen tertentu pada mesin mobil dapat rusak. Selain itu suplay listrik pada akumulator tidak akan bekerja secara maksimal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@templatesyard